skip to content »

jenforum.ru

Sampel dating personal

sampel dating personal-65

Dalam arti luas, agama adalah suatu kepercayaan atau seperangkat nilai yang minmbulkan ketaatan pada seseorang atau kelompok tertentu kepada sesuatu yang mereka kagumi, cita-citakan dan hargai.

Agama dalam arti sempit ialah seperangkat kepercayaan, dogma, pereturan etika, praktek penyembahan, amal ibadah, terhadap tuhan atau dewa-dewa tertentu.Bila dikatakan bahwa yang menjadi sasaran sosiologi agama adalah masyarakat agama, sesungguhnya yang dimaksud bukanlah agama sebagai sutu system (dogma dan moral), tetapi agama sebagai fenomena social, sebagai fakta social yang dapat dilaksanakan dan dialami oleh banyak orang.Ilmu ini hanya mengkonstatasi akibat empiris kebenaran-kebenaran supra-empiris, yaitu yang disebut dengan istilah masyarakat agama, dan itulah sasaran langsung dari sosiologi agama.Seorang sosiolog boleh tidak setuju dengan pandangan suatu kelompok yang sedang diteliti, tetapi harus berusaha untuk mengerti kelompok itu atas dasar penelitiannya menghindarkan bias dalam interpretasi proses-proses kelompok itu. Ia merupakan cabang dan juga vertical dari sosiologi umum.Talcott Parsons berpendapat, jika seorang sosiolog agama akan melakukan suatu analisis tentang sosiologi terhadap agama, maka ia harus memahami: 1. Maka, sosiologi agama merupakan ilmu yang menduduki tempat yang profan.Ia bukanlah ilmu yang sacral; ilmu yang dilakukan dan dibina oleh sarjana ilmu social, baik orangnya suci maupun tidak suci.

Karena maksud ilmu tersebut bukanlah untuk membuktikan kebenaran (objektivitas) ajaran agama, melainkan untuk mencari keterangan teknis ilmiah mengenai hal ikhwal masyarakat agama.

Ilmuan social harus sepenuh hati untuk mencari kebenaran.

Sebagai warga Negara sosiolog mempunyai kepentingan dan preferensi nasional namun mereka harus terbuka terhadap data dan menghindarkan diri dari prejudgment (mengambil keputusan sebelum membuktikan kebenarannya) terhadap suatu kelompok atau proses keagamaan tertentu. Sistem budaya Tempat Sosiologi Agama Tempat sosiologi agama sudah diterangkan dalam definisi sosiologi agama itu sendiri.

Tanpa hal itu, mejadi alas an untuk timbulnya konflik di antara umat beragama, membuat kita lebih tanggap, kritis dan rasional untuk mengahadapi gejala-gejala social keberagamaan masyarakat, serta kita dapat mengambil tindakan yang tepat dan akurat terhadap setiap situasi social yang kita hadapi.

Menurut pandangan Durkheim, fungsi sosiologi agama adalah mendukung dan melestraikan masyarakat yang sudah ada.

– Sosiologi agama adalah studi tentang fenomena social, dan memandang agama sebagai fenomena social.